Bunaken Manado

Sejarah Taman Nasional Bunaken, Manado

Di Kepulauan Bunaken, ada taman laut yang disebut Taman Laut Bunaken. Bunaken adalah sebuah pulau di bagian utara pulau Sulawesi Indonesia yang secara teritorial merupakan bagian dari Teluk Manado. Bunaken bisa dicapai bersama dengan speedboat dari pelabuhan Manado, yang memakan selagi lebih kurang 30 menit. Pulau Bunaken terkandung Taman Laut Bunaken yang terhitung di dalam paket wisata Taman Nasional Bunaken.

Taman Nasional Bunaken Manado

Bunaken terdiri dari lima pulau, yang meliputi pulau Manado Tua, Pulau Siladen, Pulau Bunaken. Taman Nasional Bunaken merupakan taman nasional yang udah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sejak 27 tahun yang lalu, tidak hanya makanan khas manado saja yang menjadi ciri khas dari kota manado taman ini juga menjadi tujuan destinasi terbaik bagi wisatawan.

Keindahan bawah laut Taman Nasional Bunaken tidak bisa diragukan lagi, lebih kurang 58 jenis terumbu karang dan 90 spesies ikan terkandung di kawasan laut taman nasional ini terhitung sejak th. 1991 dan taman ini miliki luas lebih kurang 75.000 hektar. Salah satu penghuni laut yang tidak asing yakni penyu sisik Hawksbill. Penyu langka ini ditetapkan sebagai penghuni termahsyur di dunia bawah laut Taman Nasional Bunaken. Penghuni laut lainnya yakni pohon damselfish, clownfish, anggelfish, dan lain sebagainya.

Keanekaragaman yang terkandung di Taman Nasional Bunaken sangatlah memesona karena nyaris 70% spesies yang terkandung di dunia ada di taman nasional ini. Spesies kerapu, kakap, dan ikan napoleon terhitung hidup di sepanjang dinding karang. Nama Bunaken pertama kali tercetus terhadap tahun 1850 ketika penduduk Tanjung Parigi pilih untuk berganti ke arah Tenggara atau tepatnya di tepi pantai yang menghadap kota Manado.

Asal Usul Bunaken

Di tempat yang belum miliki nama ini, mereka sesudah itu mencetuskan nama “Wunakeng” yang berasal dari kata “Kiwunakeng” yang berarti tempat tinggal. Dalam perkembangannya, nama selanjutnya sesudah itu beralih jadi “Bunaken” yang berasal dari kata “Pamunakeng” yang berarti tempat mendarat kapal-kapal yang bersandar di tempat tersebut. Pada tahun 1975 kawasan Taman nasional Bunaken ditemukan oleh sekelompok penyelam yang memberanikan diri untuk mengeksplorasi alam bawah laut Bunaken. Banyak warga sekitar yang memainkan Slot Deposit Pakai Pulsa Tanpa Potongan sambil menikmati pemandangan di taman nasional bunaken ini, sungguh momen yang indah.

Pada tahun 1980 berdasarkan surat keputusan Gubernur No. 224 th. 1980 kawasan Pulau Bunaken dan perairannya dijadikan pengembangan kawasan Wisata Laut Manado (Taman Laut Manado). Pada thn 1984 berdasarkan surat keputusan Gubernur No. 201 Tahun 1984 diselenggarakan perluasan kawasan laut Wisata Manado yakni bersama dengan ditambahkannya Arakan-Wawontulap.

Perubahan status kawasan dari cagar alam jadi taman nasional lantaran suasana setempat. Seperti penduduk yang udah lama mendiami kawasan Bunaken dan sekitarnya yang terkait dari sumberdaya laut. Kemudian, wisata bawah laut Bunaken terasa dikenal dan menarik minat penyelam dari dalam maupun luar negeri. Taman Nasional Bunaken mencakup kawasan Pulau Bunaken, Siladen, Manado Tua, Mantehage dan Nain. Di Pulau Sulawesi yang masuk kawasan ini dari pesisir Desa Molas hingga Wori.

TN Bunaken bagian selatan, terasa dari Tanjung Kelapa di Desa Poopoh hingga Popareng. Dengan pergantian status dan fungsi, bukan berarti lokasi ini sebagai kawasan konservasi. Antara Pemerintah Daerah dan Departemen Kehutanan masih berjalan tarik-menarik. Pemda ingin Bunaken sebagai kawasan wisata saja. Bunaken masih menarik bagi wisatawan di dalam dan luar negeri. Banyak tantangan lain dalam menjaga Bunaken dan sekitarnya sebagai kawasan konservasi laut.