Test CPNS 2021 Punya SKD, Berikut Standart Penilaiannya

Passing grade atau nilai ambang batas SKD adalah nilai minimal yang mesti dipenuhi oleh tiap-tiap peserta test CPNS 2021. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menentukan passing grade seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021. Untuk mengikuti seleksi tes CPNS di tahun ini, Anda mesti mengetahui acuan kelulusannya. Sama saja ketika kalian ingin mencoba permainan pada Situs Slot Gacor Terpercaya Di Indonesia 2021, tentunya kalian harus mencari tau penilaian apa saja yang bisa terhitung sebagai kemenangan.

Jelang seleksi CPNS 2021, tak ada salahnya terkecuali Anda mencermati passing grade tes lebih-lebih dahulu agar tidak gagal pas mencoba. Tahapan selanjutnya yang mesti dilewati para peserta pas ini yakni mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). SKD sebagaimana dimaksud terhadap dilaksanakan di dalam durasi pas 100 (seratus) menit. SKD sendiri merupakan arti lain sebagai batas penentu pada nilai berapakah peserta dianggap lulus, selayaknya anda mengikuti tren fashion 2021 apakah sudah sesuai atau belum.

Durasi pas pelaksanaan SKD sebagaimana dimaksud dikecualikan bagi pelamar penyandang disabilitas sensorik netra yang melamar terhadap kebutuhan tertentu penyandang disabilitas. SKD bagi pelamar sebagaimana dimaksud terhadap dilaksanakan di dalam durasi pas 130 (seratus tiga puluh) menit. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pengadaan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2021 meliputi:

  • Tes wawasan kebangsaan (TWK);
  • Tes intelegensia umum (TIU); dan
  • Tes karakteristik pribadi (TKP).

Materi SKD Dalam Test CPNS 2021

Test CPNS 2021

TWK punya tujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kapabilitas mengimplementasikan:

  1. Nasionalisme, bersama obyek bisa mewujudkan kepentingan nasional lewat cita-cita dan obyek yang serupa bersama senantiasa menjaga identitas nasional;
  2. Integritas, bersama obyek bisa menghargai tinggi kejujuran, ketangguhan, prinsip dan kedisiplinan sebagaisatu kesatuan sikap untuk raih obyek nasional;
  3. Bela negara, bersama obyek bisa berperan aktif di dalam menjaga eksistensi bangsa dan negara;
  4. Pilar negara, bersama obyek bisa membentuk cii-ciri positif lewat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai di dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika; dan
  5. Bahasa Indonesia, bersama obyek bisa pakai bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang sangat perlu kedudukannya di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

TIU, Standart Penilaian Kemampuan Peserta Test CPNS 2021

  1. Kemampuan verbal, yang meliputi:
    • analogi, bersama obyek mengukur kapabilitas individu di dalam bernalar lewat perbandingan dua konsep kata yang mempunyai hubungan tertentu kemudian pakai konsep hubungan selanjutnya terhadap suasana yang lain;
    • silogisme, bersama obyek mengukur kapabilitas individu untuk menarik asumsi dari dua pengakuan yang diberikan;
    • analitis, bersama obyek mengukur kapabilitas individu untuk menganalisis informasi yang diberikan dan menarik kesimpulan;
  2. Kemampuan numerik, yang meliputi:
    • Berhitung, bersama obyek mengukur kapabilitas kalkulasi sederhana;
      Deret angka, bersama obyek mengukur kapabilitas individu di dalam menyaksikan pola hubungan angka;
    • Perbandingan kuantitatif, bersama obyek mengukur kapabilitas individu untuk menarik asumsi berdasarkan dua information kuantitatif;
    • Soal cerita, bersama obyek mengukur kapabilitas individu untuk laksanakan asumsi kuantitatif dari informasi yang diberikan;
  3. Kemampuan figural, yang meliputi:
    • Analogi, bersama obyek mengukur kapabilitas individu di dalam bernalar lewat perbandingan dua gambar yang mempunyai hubungan tertentu kemudian pakai konsep hubungan selanjutnya terhadap suasana lain;
    • Ketidaksamaan, bersama obyek mengukur kapabilitas individu untuk menyaksikan perbedaan sebagian gambar; dan
    • Serial, bersama obyek mengukur kapabilitas individu di dalam menyaksikan pola hubungan di dalam bentuk gambar.

TKP Sebagai Penilaian Penguasaan Pengetahuan:

  1. Pelayanan publik, bersama obyek bisa menampilkan perilaku keramahtamahan di dalam bekerja yang efisien agar bisa memenuhi kebutuhan dan kepuasan orang lain sesuai bersama tugas dan wewenang yang dimiliki;
  2. Jejaring kerja, bersama obyek bisa membangun dan membina hubungan, bekerja sama, berbagi informasi dan berkolaborasi bersama orang Iain secara efektif;
  3. Sosial budaya, bersama obyek bisa beradaptasi dan bekerja secara efisien di dalam masyarakat majemuk, terdiri atas banyak ragam agama, suku, budaya, dan sebagainya;
  4. Teknologi informasi dan komunikasi, bersama obyek bisa pakai teknologi informasi secara efisien untuk meningkatkan kinerja;
  5. Profesionalisme, bersama obyek bisa laksanakan tugas dan kegunaan sesuai bersama tuntutan Jabatan; dan
  6. Anti radikalisme, bersama obyek menjaring informasi dari individu tentang pengetahuan terhadap anti radikalisme, kecenderungan bersikap, dan bertindak pas menanggapi motivasi bersama sebagian alternatif situasi.